Langsung ke konten utama

CARA MENJADI PENYANYI YANG LEBIH BAIK

TEMPO.COJakarta - Sebagian besar penyanyi profesional mengikuti kursus menyanyi untuk tetap menjaga kualitas vokalnya. Bernyanyi tidak hanya perihal memiliki suara yang indah, tetapi teknik-teknik  yang baik pun harus dipelajari.
Salah satunya adalah bagaimana menerapkan teknik sederhana saat ingin menggapai nada tinggi. Bernyanyi pada nada yang tinggi, posisikan dagu Anda sedikit ke arah bawah dan juga sedikit bungkukan dada Anda agar Anda mendapatkan lebih banyak tenaga untuk mencapai nada tersebut.
Namun, jika Anda tidak memiliki biaya lebih untuk ikut kursus bernyanyi, ada beberapa hal mudah yang dapat Anda terapkan pada diri sendiri.
Untuk memiliki suara bernyanyi yang baik, Anda harus menghangatkan suara sebelum bernyanyi dan hindari rasa tegang untuk tetap mengendalikan suara Anda.
Berikut ini kiat-kiat bernyanyi yang bisa Anda terapkan secara sederhana seperti dilansir dari lama WikiHow. 
1. RileksBangun rasa santai sebelum Anda mulai bernyanyi. Nada vokal yang tegang bisa membuat Anda tidak menyentuh nada-nada, khususnya nada tinggi dengan baik. Rutinkan latihan vokal seperti mengucapkan "Ma... ma... ma..." dengan nada yang berbeda. Lakukan latihan ini setidaknya selama beberapa menit.
2. Jangan memaksakan nada tinggiBila Anda akan mencapai nada tinggi, jangan pernah memaksakan terlalu keras. Tenangkan diri dan biarkan suara Anda naik dengan perlahan, namun tetap kontrol suara Anda. Jika Anda terus memaksanya, Anda bisa mengeluarkan suara yang sumbang. 
3. Minum air putih yang banyak (bukan es) atau teh hangatKonsumsi hal ini merupakan yang terbaik untuk pita suara Anda karena air melembabkan dan membantu menghilangkan kelebihan lendir di tenggorokan Anda. Hindari susu, minuman ringan, dan minuman sejenis lainnya karena laktosa dalam susu atau gula dalam minuman ringan dapat menyebabkan dahak dan lendir terbentuk di tenggorokan Anda.
4. Latih pernapasanBiasakan bernapas dari diafragma Anda, dengan melakukannya secara konsisten selama berminggu-minggu. Jangan bernapas dari dada, hal itu akan membuat Anda terengah-engah nantinya. Jika Anda bernafas dengan benar, bagian bawah perut Anda akan berkembang, bukan tulang rusuk Anda.
5. Latih pemahaman fraseWaktu yang tepat untuk bernafas saat bernyanyi adalah antara frase, yaitu kelompok kata yang dinyanyikan bersama. Dalam tulisan biasa, frase sering kali dimunculkan dengan koma atau tanda baca lainnya, namun tanda baca mungkin tidak ada dalam lirik. Pahami liriknya sebelum Anda mulai bernyanyi. Cari tahu di mana jeda yang bisa Anda gunakan untuk mengambil napas saat bernyanyi. Latihan ini penting, karena dapat membantu untuk mengetahui pengambilan jeda yang tepat tanpa harus menjadi tegang, terengah-engah atau kehabisan napas.
6. Rekam suara saat bernyanyi
Biasakan untuk merekam suara Anda saat bernyanyi dengan tujuan mengetahui apakah suara Anda terdengar enak atau tidak. Dengarkan suaramu dengan pikiran terbuka, dan jangan mencoba meyakinkan diri sendiri bahwa kedengarannya benar dan enak, kalau memang tidak.
7. Pertahankan ketekunanBakat memang membantu, tetapi ketekunanlah yang terpenting. Terus kembangkan daftar lagu, teknik vokal, kekuatan suara dan jam terbang Anda di panggung. Terus belajar untuk "menjual lagumu" kepada penonton, lakukan dengan melatih body language Anda kepada penonton agar tidak hanya suara Anda yang dapat dinikmati, tetapi juga penampilan Anda secara keseluruhan. Jangan pernah menyerah.
8. Nikmati diri Anda saat bernyanyi
Yang paling penting dari seluruh kiat diatas adalah menikmatinya. Nikmati diri Anda saat sedang bernyanyi, tunjukkan kepercayaan diri dengan sedikit tersenyum. Bernyanyi dan bersenang-senanglah. 

Komentar